Pengukuhan Erlina Burhan sebagai Guru Besar Fakultas Kedokteran UI, Penjaga Gawang Saat Pandemi Covid-19

The Fashion Deli, Jakarta – Berdasarkan Instagram resmi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia atau FK UI, @medicine_ui, Prof. Dr. Profesor Ul yang merupakan spesialis penyakit paru dan pernafasan menyampaikan pidato pertama bertajuk “Aksi Tradisional Eliminasi Tuberkulosis di Indonesia 2030”.

Profil Erlina Burhan

Erlina Burhan merupakan dokter spesialis paru FK UI yang lahir pada tanggal 15 Mei 1966 di Padang. Menyelesaikan pendidikan kedokteran umum di Universitas Andalas Padang pada tahun 1989. Ia kemudian melanjutkan pendidikannya di Universitas Heidelberg Jerman, di mana ia memperoleh gelar Master of Science pada tahun 1955. Kemudian, pada tahun 2004, ia memperoleh gelar di bidang pulmonologi dari UI. Satu tahun kemudian ia menjadi guru di FK UI hingga sekarang.

Kegemarannya sebagai guru mengantarkan Erlina memperoleh Sertifikat Konsultan (Sp. P(K)) Bidang Penyakit Paru pada tahun 2010. Kemudian pada tahun 2012, ia meraih gelar Doktor (DR) dari UI. Sebagai seorang guru ia dikenal ramah. Ia kerap mengajak mahasiswanya untuk berpartisipasi langsung dalam kegiatan sains. Bahkan ia juga mendidik murid-muridnya orang-orang terkenal dan ahli di berbagai bidang.

Selain mengajar, Erlina juga menjabat sebagai Kepala Divisi Penyakit Menular Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK UI. Tak hanya itu, ia juga aktif mengikuti berbagai penelitian dan menghasilkan banyak artikel ilmiah, baik nasional maupun internasional.

Menurut situs resmi ina-respond.net, Erlina juga pernah bergabung dengan berbagai organisasi seperti Asosiasi Asosiasi Profesi Tuberkulosis (TB) sebagai ketua profesional, ketua Dewan Tuberkulosis Masyarakat Psikiatri Asia-Pasifik mulai tahun 2017. hingga saat ini, menjadi anggota Dewan Direksi Asosiasi Internasional Penyakit Tuberkulosis dan Paru-Paru, dan anggota organisasi pengembangan pedoman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Bekerja sama dengan American Thoracic Society, ia juga menciptakan standar perawatan internasional untuk tuberkulosis.

Erlina juga membentuk pengurus SATURATE (Pusat Penelitian dan Penelitian Pernapasan dan Tuberkulosis). Lebih dari 20 asisten peneliti dari RSUP Persahabatan bergabung dalam dewan untuk mengembangkan dan memfasilitasi penelitian, khususnya terkait TBC.

Di masa pandemi Covid-19, Erlina Burhan sangat aktif memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat melalui berbagai media. Ia juga pernah melakukan penelitian terhadap Covid-19, baik klinis maupun nonklinis. Sebagai pengakuan atas kontribusinya, ia menerima beberapa penghargaan. Salah satu penghargaannya adalah Republik Perubahan 2020 yang diberikan langsung oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Selain berkarier sebagai tenaga medis di masa Covid-19, guru besar UI ini merupakan seorang ibu rumah tangga yang memiliki anak. Ia mengaku tak punya banyak waktu untuk mendampingi anak-anaknya belajar di rumah karena ia sedang bekerja di rumah sakit saat penyakit itu menyerang. Sebab, ia berperan sebagai tenaga kesehatan yang wajib memberikan edukasi kepada keluarga, kerabat, dan lingkungan. Apalagi saat itu ia menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19 terkait paru-paru.

RACHEL FARAHDIBA R | EKA WAHYU PREMITA

Pilihan Redaksi: Prof Erlina Burhan Soal Kesehatan Debat Capres: Tanggapi TBC dengan Serius

Seluruh anggotanya merupakan Guru Besar Uniair, baik guru besar maupun alumni Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG). Baca selengkapnya

Inovasi Si-Cuhal yang dilakukan peneliti UI didasarkan pada teknik pertanian presisi. Baca selengkapnya

Indonesia punya 10 persen kasus TBC dunia, Erlina Burhan memaparkan diagnosis TBC dengan bantuan AI dalam pidato pengukuhannya sebagai Guru Besar FK UI Baca selengkapnya

Erlina Burhaan, Guru Besar FK UI, menjelaskan perdebatan mengenai pengobatan TBC dalam pidato pembukaannya. Menyediakan GIS untuk diagnosis TBC. Baca selengkapnya

Dokter anak menjelaskan berbagai batuk yang dialami anak penderita pneumonia, asma, dan tuberkulosis (TB) serta apa yang perlu dipahami orang tua. Baca selengkapnya

Universitas Pertahanan merupakan lembaga pendidikan yang fokus pada bidang pertahanan negara dan pertahanan negara. Ini adalah daftar perguruan tinggi dan departemen. Baca selengkapnya

Kelompok mahasiswa UI ini mempunyai permainan bernama WETANI | Takut pada peluru. Baca selengkapnya

Yusril Ihza Mahendra membela Jokowi pada Pilpres 2019, dan pada Pilpres 2024 menjadi tim kuasa hukum Prabowo. Ini rekornya. Baca selengkapnya

Andri Maruli Tua Lubis dikukuhkan menjadi guru besar di Fakultas Kedokteran UI. Tonton video ahli bedah ortopedi ini. Baca selengkapnya

Universitas Indonesia telah melantik 3 orang guru besar di Fakultas Kedokteran, salah satunya adalah Amiliana Mardiani Suesanto. Apakah ini profil profesor UI? Baca selengkapnya

Lagu Maju Tak Gentar Iringi Keresahan Guru Besar dan Alumni UI Atas Hancurnya Demokrasi di Indonesia

DIPOK – Puluhan guru besar dan alumni UI menyanyikan lagu Maju Tak Terbaru saat angkat bicara mengenai perusakan tatanan hukum dan demokrasi Indonesia jelang pemilu 2024. Momen tersebut terjadi di halaman ruang kerja Rektor Kampus UI Depok. , Jawa Barat, Jumat (2/2/2024).

Berdasarkan penelusuran MNC Portal Indonesia, puluhan guru besar dan alumni melakukan long march mengenakan togas dari ruang kongres hingga ke rektorat Universitas Indonesia (UI). Kalian juga bisa melihat lagu guru hebat yaitu lagu UI.

Para guru besar dan alumni UI kemudian menyanyikan lagu ‘Forward, Fearless’.

Baca Juga: Guru Besar dan Alumni UI Angkat Bicara Soal Kemunduran Supremasi Hukum dan Demokrasi di Indonesia

Mantan Ketua Dewan Guru Besar UI Prof. Harkristuhi Harkrisnowo menghimbau seluruh sivitas akademika perguruan tinggi di Indonesia untuk merapat jelang pemilu 2024.

Ia menyampaikan empat poin imbauan mulai dari mengutuk penindasan terhadap kebebasan berekspresi hingga menuntut ASN dan TNI-Polri dipaksa untuk mengajukan pasangan calon (Paslon).

Baca Juga: Ini 4 Himbauan Guru Besar dan Alumni UI, Salah Satunya Pemilu Bebas Ancaman

“Berdasarkan semangat kebebasan akademik, kami berdiri di sini dan menyerukan kepada akademisi universitas di seluruh negeri untuk segera bersatu melindungi pemilu yang adil, jujur, dan bermartabat,” kata Harchristuti.

4 Guru Besar dan Alumni UI diundang jelang pemilu 2024.

1. Mengecam segala bentuk aktivitas yang melemahkan kebebasan berekspresi.

2. Menuntut masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dalam pemilu tanpa intimidasi atau rasa takut.

3. Menuntut seluruh ASN, pejabat pemerintah, TNI dan Polri dibebaskan dari paksaan untuk memenangkan salah satu pasangan calon.

4. Menghimbau seluruh perguruan tinggi di seluruh tanah air untuk memantau dan memantau secara ketat pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di wilayahnya.

Harkristuti meminta seluruh elemen menjaga demokrasi dan NKRI menjelang pemilu 2024.

“Bersama-sama kita bisa menjaga demokrasi dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kita cintai dan banggakan,” tutupnya.